Media Suara Palu, PALU- Perjalanan dari anak nelayan hingga menjadi legislator di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengantarkan Muhammad Safri meraih penghargaan Santri Politik dalam ajang Santri Award 2026 yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Sulawesi Tengah.
Penghargaan tersebut diterima Safri dalam kegiatan Malam Mahabbah dan Santri Award 2026 di Kota Palu, Jumat malam (23/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Bagi Safri, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan atas perjalanan dan kiprahnya di dunia politik. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi pengingat akan tanggung jawab besar untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PW ISNU Sulawesi Tengah atas penghargaan yang diberikan.
“Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa ada tanggung jawab besar yang harus terus diperjuangkan,” ungkap Safri.
Sekretaris Komisi III DPRD Sulteng tersebut juga mempersembahkan penghargaan itu kepada para guru yang telah membimbingnya serta seluruh santri agar tidak minder dalam mengambil peran di berbagai bidang kehidupan.
Menurutnya, latar belakang sebagai santri bukan penghalang untuk berkontribusi dalam politik maupun pembangunan daerah. Sebaliknya, nilai-nilai kesantrian dapat menjadi bekal moral dalam menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
Safri berharap para santri terus berjuang, mengembangkan kemampuan, dan mengambil kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penghargaan Santri Politik yang diterimanya menjadi dorongan untuk menjaga komitmen dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia juga berharap doa dan dukungan agar tetap istiqomah menjalankan amanah sebagai legislator.
“Yang paling penting, doakan saya supaya selalu Istiqomah untuk memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat. Dan yang paling penting, apa yang saya perjuangkan itu betul-betul bermanfaat untuk masyarakat banyak,” tuturnya.
Ajang Santri Award 2026 menjadi bentuk apresiasi PW ISNU Sulawesi Tengah terhadap tokoh berlatar belakang santri yang dinilai memiliki kiprah dan kontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Bagi Safri, penghargaan tersebut bukan garis akhir perjalanan, melainkan pengingat bahwa kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijawab melalui kerja nyata, integritas, dan perjuangan yang berpihak pada kepentingan rakyat.









