Media Suara Palu , MAKASSAR- Prestasi membanggakan ditorehkan dua atlet cilik asal Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kakak-adik Adeeva Humaira Zahra dan Moh. Daffa Al Farezki sama-sama meraih medali emas pada ajang Sulsel Taekwondo Championship 2026 di Makassar.
Keduanya merupakan atlet binaan UNTAD Taekwondo Club (UTC) yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaik di arena pertandingan. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, klub, serta masyarakat Kota Palu.
Adeeva Humaira Zahra, siswi kelas II SD Negeri 20 Palu Barat, meraih medali emas pada kategori Poomsae Pra Cadet A Hijau Putri. Dalam kategori ini, Adeeva menunjukkan kemampuan melalui penguasaan teknik, ketepatan gerakan, dan konsistensi dalam memperagakan jurus taekwondo.
Sementara itu, sang adik, Moh. Daffa Al Farezki, yang masih duduk di kelas B1 TK Aisyiyah II Palu Barat, meraih medali emas pada kategori Kyorugi Pra Cadet A U-16 Putra.
Kejuaraan taekwondo tingkat nasional Grade B tersebut berlangsung di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, pada 22–25 Oktober 2026.
Keberhasilan kakak-adik ini menjadi pencapaian istimewa. Di usia yang masih belia, keduanya mampu membuktikan bahwa kedisiplinan berlatih, kerja keras, dan dukungan lingkungan dapat menjadi modal penting untuk meraih prestasi di bidang olahraga.
Orang tua Adeeva dan Daffa, Antika, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian kedua anaknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari medali yang dibawa pulang, tetapi juga dari proses pembelajaran, kedisiplinan, keberanian, dan kerja keras yang dijalani selama latihan hingga pertandingan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian Daffa. Bagi saya, prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang proses belajar, kedisiplinan, keberanian, dan kerja keras yang telah ia jalani selama latihan hingga pertandingan,” ungkap Antika.
Ia berharap prestasi yang diraih kedua anaknya menjadi motivasi untuk terus berkembang, tetap rendah hati, dan tidak cepat berpuas diri.
Dukungan keluarga akan terus diberikan agar bakat keduanya berkembang tanpa mengesampingkan pendidikan dan tumbuh kembang mereka sebagai anak.
Antika juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih yang telah membimbing dan mendampingi Adeeva serta Daffa selama menjalani latihan hingga mengikuti kejuaraan.
Kepala Pelatih UNTAD Taekwondo Club, Faruq A. H. Lamusa, S.E., M.M., turut mengapresiasi pencapaian kedua atlet muda tersebut.
Menurutnya, keberhasilan meraih medali emas menjadi pencapaian membanggakan sekaligus motivasi bagi atlet-atlet muda UTC lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Pembinaan atlet sejak usia dini, kata Faruq, tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Olahraga juga menjadi sarana membentuk karakter, sportivitas, keberanian, dan kedisiplinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Daffa. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan. Kami berharap Daffa tetap semangat berlatih, menjaga kesehatan, rendah hati, serta mampu menyeimbangkan kegiatan olahraga dengan pendidikan,” ungkapnya.
Raihan emas Adeeva dan Daffa di Makassar menambah catatan prestasi atlet muda Kota Palu di tingkat nasional. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya pembinaan berkelanjutan melalui klub olahraga, dukungan keluarga, serta pendampingan pelatih.
Prestasi kakak-adik ini diharapkan dapat menginspirasi anak-anak lainnya di Kota Palu untuk berani mengembangkan bakat, tekun berlatih, dan meraih pencapaian sesuai minat masing-masing.
Di balik dua medali emas yang diraih, tersimpan pesan bahwa prestasi tidak semata-mata tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses belajar, pembentukan karakter, dan keberanian untuk terus berkembang sejak usia dini.













