Hino Serius Menggarap Pasar Bus Sulawesi Tengah

Seputar Sulteng122 Dilihat

Media Suara Palu, Palu- PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) terus memperkuat penetrasi pasar kendaraan bus di Sulawesi Tengah dengan mendekati langsung para pengusaha otobus dan pelaku usaha transportasi.

Strategi tersebut terlihat dalam Mini Gathering Hino Customer Bus yang digelar di Hotel Santika Palu, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang melibatkan dealer resmi Hino wilayah Sulawesi Tengah, PT Patrako Motor Abadi, itu menjadi ruang bagi Hino untuk memperkenalkan produk sekaligus menggali kebutuhan pengusaha bus di daerah.

Sejumlah perusahaan otobus dan pelaku usaha transportasi hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya PT Carissa Pesona Mandiri, PT Chrisa Jabeka Berjaya, PT Family Transport Jaya, PT Golden Harvest Trans, PO Kesayangan Anda, PT Raja Trans Palu, PT Togean Indah Travel, PT Touna Indah Travel, serta pengusaha perorangan H. Bowo Wijaksono.

Para pelaku usaha tersebut bergerak pada berbagai segmen transportasi, mulai dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), hingga angkutan pariwisata.

Bagi Hino, karakteristik wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki jalur transportasi panjang dan kondisi geografis beragam menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kendaraan komersial, khususnya bus.

Bus yang tangguh, nyaman dan didukung layanan purna jual menjadi kebutuhan utama pengusaha, terutama bagi armada yang harus menempuh perjalanan jarak jauh.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para mitra strategis dari perusahaan otobus di Palu. Mini gathering ini kami hadirkan sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan pelanggan dan mendengarkan secara langsung kebutuhan mereka di lapangan,” ujar Guntur Nugraha Budiana, Bus Department Head HMSI.

Menurut Guntur, setiap wilayah memiliki karakteristik operasional berbeda. Karena itu, Hino berupaya menghadirkan pilihan kendaraan sekaligus dukungan purna jual yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Bidik Segmen Bus yang Beragam

Hino membawa sejumlah pilihan kendaraan untuk berbagai kebutuhan usaha transportasi.

Untuk segmen microbus, Hino menawarkan Bus 115 SDBL dan Primecab L. Sementara segmen medium bus diisi MDBL dan GB 150.

Adapun untuk kebutuhan big bus, Hino menghadirkan pilihan AK, RK, dan RM.

Hino juga memperkenalkan produk terbaru, yakni SDBL 4×4, MDBL 4×4, serta RM 280 ABS Retarder. Varian tersebut menyasar kebutuhan operasional dengan karakteristik lebih spesifik, termasuk sektor pertambangan dan perkebunan.

Salah satu produk yang menjadi perhatian dalam gathering tersebut adalah Hino RM 280 ABS Retarder.

Bus ini dibekali sasis Space Frame, bagasi luas, Air Suspension bawaan pabrik serta sistem retarder. Fitur tersebut ditawarkan untuk mendukung kenyamanan penumpang sekaligus pengendalian kendaraan dalam perjalanan jarak jauh.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, Hino berupaya menjangkau lebih luas kebutuhan pengusaha transportasi di Sulawesi Tengah, tidak hanya pada sektor pariwisata dan perjalanan antarkota, tetapi juga kebutuhan transportasi perusahaan dan sektor usaha lainnya.

Purna Jual Jadi Penentu Operasional

Bagi pengusaha bus, persoalan kendaraan tidak berhenti pada pembelian unit. Ketersediaan servis dan suku cadang menjadi faktor penting karena kendaraan merupakan aset utama yang harus terus menghasilkan pendapatan.

Di Palu, Hino mengandalkan PT Patrako Motor Abadi dengan fasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts).

Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi Total Support Hino untuk menjaga kendaraan pelanggan tetap beroperasi, termasuk melalui perawatan berkala, dukungan mekanik dan penyediaan suku cadang.

Bagi operator yang menjalankan armada dengan rute panjang, waktu kendaraan tidak beroperasi dapat berdampak langsung terhadap kegiatan bisnis. Karena itu, dukungan purna jual menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pengusaha dalam menentukan kendaraan.

“Dalam bisnis transportasi, keandalan kendaraan dan dukungan purna jual menjadi faktor penting bagi kelancaran operasional. Kami membutuhkan kendaraan yang didukung layanan servis dan ketersediaan suku cadang agar armada dapat terus beroperasi dengan optimal,” ujar Rudi, Direktur PT Raja Trans Palu.

Melalui pertemuan dengan para pengusaha bus tersebut, Hino tidak sekadar memperkenalkan produk. Gathering di Hotel Santika Palu sekaligus memperlihatkan upaya Hino memperkuat hubungan dengan operator transportasi dan mempertahankan posisi produknya di tengah kebutuhan mobilitas Sulawesi Tengah yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *