Media Suara Palu, MOROWALI – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Morowali resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, Jumat (30/10/2026).
Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) DPC PKB Morowali masa bakti 2026–2031. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus menyusun langkah dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.
Ketua DPC PKB Morowali, Nursabah, mengatakan pengukuhan kepengurusan baru tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pengurus dalam membesarkan partai dan memperkuat kerja organisasi hingga ke tingkat bawah.
Menurutnya, seluruh pengurus yang telah dikukuhkan memiliki tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan langkah dalam membesarkan PKB di Kabupaten Morowali,” ujar Nursabah dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kepengurusan DPC PKB Morowali periode 2026–2031 adalah mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Dalam menghadapi pesta demokrasi tersebut, PKB Morowali memasang target meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Morowali. Tidak hanya menambah jumlah kursi, pihaknya juga berupaya meraih posisi pimpinan DPRD pada pemilu mendatang.
Nursabah mengatakan target tersebut membutuhkan kerja keras dan dukungan seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat cabang hingga struktur partai di tingkat kecamatan dan desa.
“Target kami pada Pemilu 2029 adalah menambah perolehan kursi di DPRD Morowali. Kami juga berupaya agar PKB bisa meraih posisi pimpinan DPRD. Untuk mencapai itu, tentu dibutuhkan kerja sama, kekompakan, dan kerja nyata dari seluruh pengurus,” katanya.
Selain mempersiapkan agenda politik, Nursabah menegaskan bahwa keberadaan PKB di Morowali harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, partai politik tidak hanya hadir ketika pemilu berlangsung, tetapi juga harus mengambil bagian dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, pengukuhan kepengurusan baru ini juga menjadi kesempatan untuk mempertegas komitmen PKB Morowali dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin PKB tidak hanya hadir untuk kepentingan politik, tetapi juga bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat. Dukungan terhadap pembangunan daerah harus diarahkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta membangun kedekatan dengan masyarakat.
Dengan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031, DPC PKB Morowali diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan mempersiapkan langkah organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029.









