Media Suara Palu, BANGGAI LAIT– Seorang nelayan bernama Wiranto (28) dilaporkan belum kembali dari melaut di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Hingga hari pertama pelaksanaan operasi pencarian pada Minggu (12/7/2026), korban belum berhasil ditemukan.
Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Kepala Desa Kasuari, Albean, pada Minggu pukul 10.18 WITA. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mengerahkan Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur SAR gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan tim SAR langsung bergerak setelah menerima informasi dari pemerintah desa.
“Begitu laporan kami terima, tim Rescue USS Banggai Laut segera kami kerahkan menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan keluarga korban, pemerintah desa, dan unsur potensi SAR guna melaksanakan operasi pencarian secara maksimal,” ujar Muh. Rizal.
Berdasarkan kronologi, korban berangkat memancing bersama seorang rekannya pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Sekitar pukul 12.00 WITA, rekannya mengajak korban kembali ke daratan karena cuaca mulai memburuk. Namun, korban memilih tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.
Hingga pukul 18.00 WITA, korban belum kembali dan tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat nelayan telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke USS Banggai Laut untuk meminta bantuan SAR.
Pada Minggu pukul 14.45 WITA, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur SAR tiba di Desa Kasuari. Setelah melaksanakan briefing dan pembagian tugas, tim melakukan pencarian menggunakan dua perahu nelayan dengan radius lima mil laut dari lokasi kejadian.
“Pencarian dilakukan sesuai rencana operasi dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara terpadu untuk memperluas area pencarian,” kata Muh. Rizal.
Pencarian yang berlangsung hingga pukul 18.00 WITA belum membuahkan hasil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi.
Muh. Rizal berharap korban dapat segera ditemukan dan mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada tim SAR.
“Kami berharap korban segera ditemukan. Kami juga mengajak masyarakat pesisir dan nelayan yang melintas di sekitar lokasi agar segera menginformasikan kepada tim apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” tutupnya.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, Bhabinkamtibmas, aparat setempat, serta masyarakat dengan dukungan perahu nelayan, peralatan water rescue, peralatan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.









