Gempa Buol Rusak Fasilitas, Satu Pasien Meninggal

Seputar Sulteng286 Dilihat

Media Suara Palu, BUOL– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu (12/7/2026) pukul 21.46 WITA. Berdasarkan analisis BMKG, gempa berpusat di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol pada kedalaman 21 kilometer dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Laporan terbaru BPBD Provinsi Sulawesi Tengah hingga Senin (13/7/2026) pukul 01.00 WITA menyebutkan gempa mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum dan rumah warga. Bangunan yang terdampak antara lain Kantor Mal Pelayanan Publik, Kantor Inspektorat, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Kabupaten Buol, Rumah Makan Daeng Sugi di Leok 2, serta sejumlah rumah warga di Kelurahan Kali dan wilayah Leok 2.

Selain kerusakan bangunan, satu orang pasien di RSUD Mokoyurli dilaporkan meninggal dunia.

Pasca-gempa, masyarakat di hampir seluruh 11 kecamatan di Kabupaten Buol melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang dianggap aman. Sebagian warga memilih mengungsi ke kawasan Gunung Kali dan Kelurahan Kulango.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Kabupaten Buol bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah masih melakukan asesmen untuk mendata dampak gempa di lapangan.

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, di antaranya tenda, obat-obatan, makanan siap saji, selimut, perlengkapan bayi, pakaian lansia, genset, terpal, serta dukungan biaya perbaikan rumah yang mengalami kerusakan.

Hingga laporan terakhir, situasi di Kabupaten Buol terpantau aman dan kondusif. Sebagian warga telah kembali ke rumah masing-masing, namun masyarakat tetap diimbau untuk tenang, tidak panik, dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *