Banjir Parimo Putus Jembatan, 28 KK Terdampak

Seputar Sulteng179 Dilihat

Parigi Moutong – Banjir melanda Desa Bukit Makmur, Dusun VI, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sungai meluap hingga merendam rumah warga dan memutus jembatan penghubung antar dusun.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Senin (27/4/2026) pukul 11.43 WITA, sedikitnya 28 kepala keluarga (KK) terdampak dalam kejadian tersebut. Selain itu, satu unit masjid turut terendam banjir.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa tim telah bergerak cepat melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan assessment di lokasi, serta berkoordinasi dengan TRC BPBD Kabupaten Parigi Moutong dan aparat desa setempat untuk penanganan darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun banjir sempat merendam permukiman warga, kondisi terkini air telah berangsur surut dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Situasi saat ini sudah relatif kondusif, air telah surut, dan tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan infrastruktur seperti jembatan penghubung menjadi perhatian utama,” lanjutnya.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak saat ini meliputi perbaikan jembatan yang terputus serta penanganan tanggul sungai melalui pembangunan bronjong guna mencegah banjir susulan.

Hingga saat ini, jumlah warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta langkah-langkah penanganan lanjutan guna memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *