Dua Pendaki Remaja Tersesat Gunung Country Banggai

Seputar Sulteng281 Dilihat

Media Suara Palu, Palu– Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap dua pendaki remaja yang tersesat di kawasan Gunung Country, Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (10/5/2026).

Kedua korban diketahui bernama Fadril (17) dan Nisa (16). Informasi kejadian diterima Pos SAR Luwuk dari pihak keluarga pada pukul 01.05 Wita setelah upaya pencarian mandiri yang dilakukan keluarga dan rekan korban tidak membuahkan hasil.

Berdasarkan laporan, lima pendaki memulai pendakian di Gunung Country pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Sekitar pukul 15.00 Wita, rombongan mulai turun gunung. Namun hingga pukul 18.00 Wita, hanya tiga pendaki yakni Ragat, Arya dan Aini yang tiba di area parkir kendaraan. Sementara Fadril dan Nisa diduga terpisah dari rombongan dan belum kembali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal mengatakan pihaknya langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi usai menerima laporan dari keluarga korban.

“Begitu menerima informasi dari pihak keluarga, tim Rescue Pos SAR Luwuk langsung bergerak menuju Desa Salodik untuk melakukan koordinasi dan assessment awal di lokasi kejadian,” ujarnya.

Pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.45 Wita, tim rescue bersama unsur potensi SAR tiba di Desa Salodik dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta keluarga korban guna menyusun rencana operasi pencarian.

Selanjutnya pada pukul 07.00 Wita, tim SAR gabungan melaksanakan briefing, pengecekan kesiapan personel dan peralatan, serta pembagian tugas pencarian sesuai standar operasional prosedur Basarnas.

“Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam dua Search Rescue Unit (SRU) di dua sektor berbeda menggunakan metode ESAR untuk mempercepat proses penyisiran,” kata Rizal.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur di antaranya Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tim SAR juga didukung peralatan navigasi, komunikasi, jungle rescue, medis hingga peralatan evakuasi.

Rizal berharap kedua korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat mengingat medan pegunungan cukup menantang dan cuaca di lokasi berubah-ubah.

“Kami mengimbau masyarakat maupun pendaki agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, memastikan kondisi fisik siap, serta tidak memisahkan diri dari rombongan saat melakukan pendakian,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *