Hari Ketiga, SAR Palu Cari Nelayan Hilang

Seputar Sulteng283 Dilihat

Morowali – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, masih terus berlangsung hingga hari ketiga, Selasa (17/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Pada hari ketiga operasi SAR ini, tim gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Rizal dalam keterangan resminya.

Korban diketahui bernama Rajudin (50), seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona. Lokasi kejadian berada pada koordinat 2°20’27.4″S – 121°55’52.4″E atau sekitar 12 Nautical Mile dari Pos SAR Morowali dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.

Rizal menjelaskan, operasi SAR pada hari ketiga diawali dengan briefing pada pukul 07.00 Wita yang membahas kesiapan personel, pengecekan alat utama (alut), pembagian tugas, serta penekanan prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur Basarnas.

Selanjutnya pada pukul 07.30 Wita, Tim SAR Gabungan mulai melakukan penyisiran dengan menggunakan dua unit perahu karet. SRU 1 dipimpin oleh personel Basarnas, sementara SRU 2 dipimpin oleh BPBD Morowali.

“Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Kabupaten Morowali, Babinsa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim juga didukung sejumlah peralatan seperti truk personel, perahu karet Basarnas, perahu karet BPBD, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis (palsar medis), serta peralatan evakuasi.

“Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” tutup Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *