Nelayan Bantaya Ditemukan Selamat, Operasi SAR Ditutup

Seputar Sulteng239 Dilihat

Media Suara Palu — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu berhasil menyelesaikan Operasi SAR kecelakaan kapal nelayan yang dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (21/1/2026).

Operasi SAR hari pertama (H.1) dimulai pada pukul 10.05 Wita. Tim Rescue Pos SAR Parigi bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi dan melaksanakan briefing kekuatan, pengecekan alut, pembagian tugas, serta penekanan keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.

Pukul 10.35 Wita, Tim SAR gabungan menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan setempat dalam kondisi selamat. Korban ditemukan pada koordinat 0°35’36.99″S – 120°14’30.67″E atau sekitar 1 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke Desa Bantaya, Kecamatan Parigi, dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama semua pihak.

“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat berkat sinergi Tim SAR gabungan dan peran aktif nelayan setempat yang memberikan informasi cepat,” ujar Muh. Rizal.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, insiden tersebut disebabkan oleh kerusakan pada perahu.

“Korban menyampaikan bahwa perahunya mengalami patah as kemudi sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan kembali ke darat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muh. Rizal mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur SAR dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR, TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi ini hingga selesai dengan aman,” tutup Rizal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *