Polda Sulteng Ungkap 60 Kg Sabu Jaringan Internasional Malaysia di Donggala

1 Kabupaten terselamatkan

HukumKriminal1661 Dilihat

Palu-  Polda Sulawesi Tengah kembali mencetak prestasi besar dalam pemberantasan narkotika. Pada Selasa, 18 November 2025, Polda Sulteng menggelar konferensi pers di Mapolda Sulteng sekitar pukul 16.00 WITA untuk mengumumkan keberhasilan mengungkap 60 kilogram sabu dari jaringan internasional Malaysia.

Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, didampingi Dirresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring dan Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono.

Pengungkapan kasus ini dilakukan di wilayah Kabupaten Donggala, salah satu jalur rawan penyelundupan narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas menyita 60 kilogram sabu serta sejumlah handphone yang digunakan para pelaku untuk komunikasi jaringan.

Sebanyak lima tersangka berhasil diamankan, masing-masing berinisial SR, M, MF, I, dan AF, termasuk satu perempuan. Seluruh tersangka merupakan target operasi yang telah dipantau sejak beberapa waktu sebelumnya.

Dirresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring menjelaskan bahwa para tersangka memiliki peran aktif dalam jaringan internasional tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa mereka bukan sekadar kurir, melainkan datang sendiri ke Malaysia untuk mengambil barang haram itu.

“Para tersangka ini bukan hanya kurir. Mereka datang sendiri ke Malaysia untuk mengambil barang, namun salah satu tersangka beralasan bahwa barang tersebut hanya dititipkan karena ia akan pulang ke Balaesang Tanjung,” ujarnya.

Mengenai dugaan aliran jaringan hingga ke wilayah Kayumalue, Palu Utara, ia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman melalui jejak komunikasi handphone yang disita.

Sementara itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi memberikan apresiasi atas kerja keras jajaran Ditresnarkoba dalam pengungkapan besar ini.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dirnarkoba Kombes Pol Pribadi Sembiring dan seluruh tim. Ini jaringan lintas negara dan merupakan prestasi besar bagi Polda Sulteng,” tegasnya.

Pengungkapan narkotika jenis sabu 60 kg, kata Kapolda Sulteng, telah menyelamatkan 300 ribu jiwa.

“1 Kabupaten terselamatkan,” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Polda Sulteng akan memperkuat kerja sama dengan kepolisian negara lain, termasuk Malaysia, untuk menekan masuknya narkotika ke wilayah Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *