Tim Medis FK Untad Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Langkat

Langkah Kecil yang Menjadi Harapan Besar

Nasional115 Dilihat

LANGKAT – Di tengah banjir yang merendam permukiman dan memutus aktivitas warga di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, secercah harapan hadir dari Tim Medis Bahanan TBM AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (FK Untad). Sejak Jumat (6/12), mereka bergerak cepat—tanpa menunggu perintah panjang—menyisir posko, mendata kebutuhan darurat, dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati masa sulit.

Dipimpin oleh dr. Imtihanah Amri, M.Kes., Sp.An-KIC, bersama dr. Andi Arief Munandar, Sp.B dan Ketua Tim Sudarman K., rombongan langsung tancap gas sejak pagi. Langkah awal dimulai pukul 08.30 WIB di Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Kabupaten Langkat. Di sana, tim melakukan koordinasi lintas lembaga untuk memastikan setiap tindakan tepat sasaran.

“Hari pertama ini kami memastikan semua berjalan efektif. Kami memetakan kebutuhan mendesak sambil menyalurkan bantuan awal. Kondisi lapangan menuntut kecepatan, tetapi tetap harus terarah,” ujar dr. Imtihanah.

Ia menegaskan kehadiran tim bukan sekadar tugas, melainkan panggilan kemanusiaan. “Di situasi begini, kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab moral. Ada banyak warga yang butuh uluran tangan dan kepastian bahwa mereka tidak sendirian.”

Setelah pemetaan kebutuhan, tim segera melakukan pengadaan sembako tahap pertama di Pasar Baru Stabat. Bantuan tersebut kemudian dibawa menuju Posko Kesehatan RSUD Tanjung Pura, di mana tim tiba sekitar pukul 14.45 WIB. Dari lokasi ini, distribusi logistik pertama dilakukan kepada warga di Kecamatan Tanjung Pura yang sejak pagi menunggu bantuan.

Ketua Tim TBM AXIS FK Untad, Sudarman K., menggambarkan bagaimana seluruh anggota bekerja tanpa jeda.

“Kami berpindah dari satu posko ke posko lainnya. Kami ingin memastikan warga mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, baik logistik maupun layanan kesehatan. Ini wujud komitmen kami sebagai relawan kemanusiaan,” tegas Sudarman.

Tak berhenti di situ, tim juga menyiapkan gelombang kedua bantuan yang rencananya dibagikan pada malam hari setelah pendataan ulang. Di tengah lelah, para relawan tetap menuntaskan persiapan logistik malam di Posko Kesehatan RSUD Tanjung Pura — menandai bahwa perjuangan mereka baru dimulai.

Aksi kemanusiaan hari pertama ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, ada tangan-tangan muda yang siap menguatkan. Bahwa harapan selalu ada selama ada orang-orang yang memilih untuk peduli. Tim Medis FK Untad akan melanjutkan misi kemanusiaannya di hari-hari berikutnya, memastikan warga Langkat tetap mendapat perhatian dan dukungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *