Media Suara Palu, PALU – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik Program Sarjana Terapan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako (Untad), mengikuti kuliah tamu bertajuk “Financial Literacy for Smart Accounting Students” di Hannah Homestay, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, sekaligus membangun kesadaran finansial di tengah berbagai tantangan ekonomi dan perkembangan gaya hidup digital.
Koordinator Program Studi Akuntansi Sektor Publik Program Sarjana Terapan FEB Untad, Dr. Sugianto, S.E., M.Si., Ak., menilai literasi keuangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa akuntansi. Kemampuan memahami dan mencatat keuangan perlu diimbangi dengan kecakapan mengelola keuangan pribadi secara bijak.
“Mahasiswa akuntansi tidak cukup hanya cerdas dalam mencatat dan menganalisis keuangan, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan pribadi secara bijak. Melalui kuliah tamu ini, kami berharap mahasiswa memiliki kesadaran finansial, mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menghindari perilaku konsumtif yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujar Sugianto.
Menurutnya, mahasiswa saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perilaku konsumtif, penggunaan layanan paylater, fenomena fear of missing out (FOMO), hingga praktik judi online yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi finansial.
Karena itu, mahasiswa akuntansi tidak cukup hanya menguasai aspek teknis akuntansi, tetapi juga perlu memiliki kedisiplinan finansial dan integritas dalam mengambil keputusan ekonomi.
Kuliah tamu tersebut menghadirkan Mardiyah, ST., AWP, QWP, CFP, AEPP, QLP, IFP, Founder Hannah Asa Indonesia, sebagai narasumber. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan wawasan praktis mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan penghasilan, serta pengambilan keputusan finansial yang sehat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prinsip literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak hanya kompeten dalam mengelola keuangan sektor publik, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab terhadap keuangan pribadi.
Kuliah tamu ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Akuntansi Sektor Publik FEB Untad dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, termasuk keterampilan nonteknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.














