Banjir Rendam Empat Desa di Toribulu, Ratusan Rumah Terdampak

Seputar Sulteng118 Dilihat

Media Suara Palu, PARIGI MOUTONG — Banjir merendam empat desa di Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (27/9/2026). Sebanyak 230 unit rumah terdampak akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama dan menyebabkan sungai meluap.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, banjir terjadi sekitar pukul 06.10 WITA, melanda Desa Toribulu Selatan, Tomoli Utara, Sibalago, dan Singura.

Dampak banjir tercatat di Desa Sibalago sebanyak 25 rumah, Toribulu Selatan 35 rumah, Singura 30 rumah, dan Tomoli Utara 70 rumah.

Di Desa Singura, banjir juga berdampak pada satu unit taman kanak-kanak, satu sekolah dasar, dan satu sekolah menengah pertama.

Sementara itu, di Desa Tomoli Utara, dampak banjir mencakup kelompok rentan. Di Dusun I tercatat 10 bayi, 15 balita, dan 17 lansia. Sedangkan di Dusun II terdapat empat bayi, 12 balita, dan 19 lansia.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., dalam laporan kejadian menyebutkan banjir dipicu hujan deras berkepanjangan yang meningkatkan debit air sungai hingga meluap dan merendam permukiman warga.

Khusus di Desa Toribulu Selatan, dua plat duiker di jalan Trans dan satu plat duiker di depan kantor camat tidak mampu menampung debit air secara optimal. Saluran tersebut juga tersumbat material dan sampah.

“Banjir telah surut,” demikian keterangan dalam laporan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah yang diterima Minggu malam.

Meski air telah surut, kebutuhan warga masih menjadi perhatian. Sebanyak delapan keluarga di Desa Sibalago dilaporkan sangat membutuhkan bantuan logistik karena beras mereka hanyut terbawa banjir.

Selain bantuan logistik, BPBD mencatat kebutuhan perbaikan bronjong yang mengalami penurunan di Sibalago, normalisasi sungai di empat desa terdampak, pelebaran jembatan plat duiker di Toribulu Selatan, serta pemasangan bronjong di Tomoli Utara.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan asesmen dan koordinasi penanganan bencana. Dalam laporan tersebut, tidak terdapat pengungsi maupun korban jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *