Bhayangkara Menyapa, Pasar Ponteoa Kembali Bersih Berseri

Seputar Sulteng303 Dilihat

Media Suara Palu, MOROWALI UTARA – Tumpukan sampah yang selama berbulan-bulan menjadi noda di jantung aktivitas ekonomi Pasar Ponteoa, Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, akhirnya mulai tersingkir. Di bawah semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Morowali Utara bersama TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat menghadirkan aksi nyata melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Pagi itu, kawasan pasar yang selama ini diselimuti aroma tak sedap berubah menjadi ruang gotong royong. Personel kepolisian, prajurit TNI, Brimob, Satpol PP, Damkar, hingga warga setempat bahu-membahu memungut sampah, mengangkat tumpukan limbah, dan membersihkan setiap sudut pasar yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Mewakili Kapolres Morowali Utara, Kabag SDM Kompol Marthen Ratu bersama Camat Lembo, Danramil 1311-04/Lembo, dan Kapolsek Lembo memimpin langsung kegiatan tersebut. Dukungan alat berat berupa satu unit ekskavator, lima unit dump truck, serta dua unit dump truck tambahan dari Dinas Lingkungan Hidup mempercepat proses pengangkutan sampah yang telah menumpuk berbulan-bulan.

Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

“Hari ini kami bersama personel TNI, Brimob, Damkar, Satpol PP, dan masyarakat melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin menghadirkan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah bukan sekadar masalah kebersihan, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat. Bau menyengat, berkembangnya lalat dan nyamuk, hingga potensi pencemaran lingkungan menjadi ancaman yang harus segera diatasi melalui kolaborasi semua pihak.

Gerakan ini juga menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo untuk membangun budaya hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.

Kapolres berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terus tumbuh, disertai pengelolaan sampah yang semakin baik di kawasan Pasar Ponteoa pada masa mendatang.

Apresiasi datang dari para pedagang yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi penampungan sementara sampah. Mereka mengaku kini dapat kembali berjualan dengan lebih nyaman setelah tumpukan sampah yang selama ini mengganggu akhirnya dibersihkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Morowali Utara, TNI, Damkar, dan semua pihak yang telah bekerja membersihkan sampah di pasar ini. Semoga ke depan persoalan sampah mendapat perhatian serius sehingga pasar tetap bersih dan pembeli merasa nyaman,” ungkap salah seorang pedagang.

Semangat gotong royong yang terbangun dalam Gerakan Indonesia ASRI menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata. Di usia ke-80 Bhayangkara, pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan, tetapi juga melalui aksi sederhana yang menghidupkan kembali harapan: menjadikan Pasar Ponteoa lebih bersih, lebih sehat, dan lebih indah bagi semua. :::

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *