Delis Perjuangkan BLK Morut Cetak Tenaga Kompeten

Seputar Sulteng365 Dilihat

Media Suara Palu, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terus mendorong percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja lokal yang mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan industri di daerah tersebut.

Komitmen itu ditunjukkan Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, saat melakukan audiensi dengan Afriansyah Noor di Jakarta, Senin (8/6/2026). Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Morowali Utara, Kartiyanis Lakawa, dibahas berbagai langkah percepatan pembangunan BLK yang masih menghadapi sejumlah kendala teknis dan administratif.

Pembangunan BLK Morowali Utara merupakan program kolaborasi antara World Bank, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang mampu menghasilkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing tinggi untuk mendukung kebutuhan industri masa depan.

Dalam kesempatan itu, Delis menegaskan bahwa pembangunan BLK merupakan kebutuhan mendesak mengingat Morowali Utara kini berkembang menjadi salah satu kawasan industri strategis nasional dengan tingkat investasi yang terus meningkat.

Menurutnya, masyarakat lokal harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan yang memadai.

“Morowali Utara sedang bertumbuh menjadi salah satu pusat ekonomi baru di Indonesia. Kami tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. BLK ini adalah investasi besar untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, siap kerja, dan mampu bersaing secara global,” tegas Delis.

Ia menambahkan, masih terdapat sejumlah hambatan yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar proses pembangunan BLK dapat berjalan sesuai target.

Sementara itu, Kartiyanis Lakawa menjelaskan bahwa beberapa persoalan yang sedang disinkronkan meliputi penyesuaian standar lahan, kesesuaian desain bangunan, hingga aspek administrasi pemanfaatan aset dan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Afriansyah Noor menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam memperjuangkan pembangunan pusat pelatihan tenaga kerja tersebut.

Menurutnya, Morowali Utara memiliki posisi strategis dalam peta industri nasional sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

“Pemerintah pusat mendukung percepatan pembangunan BLK agar tenaga kerja lokal memiliki kompetensi berstandar internasional dan mampu memenuhi kebutuhan industri masa depan,” ujar Afriansyah.

Ia juga memastikan pihaknya akan melakukan koordinasi lanjutan bersama World Bank dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara guna menyelesaikan berbagai kendala yang masih dihadapi.

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap pembangunan BLK dapat segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal bersertifikasi, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di tengah pertumbuhan kawasan industri yang semakin pesat.

Sumber. MCDD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *