Delis Tegaskan Reforma Agraria Sejahterakan Rakyat Berkelanjutan

Seputar Sulteng316 Dilihat

Media Suara Palu, MOROWALIUTARA – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menegaskan bahwa pelaksanaan reforma agraria harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan keberlangsungan investasi maupun kelestarian lingkungan.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Morowali Utara di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Selasa (21/7/2026).

Rapat koordinasi yang mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Morowali Utara” itu dihadiri unsur pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, TNI-Polri, aparat penegak hukum, serta anggota Gugus Tugas Reforma Agraria.

Delis mengatakan reforma agraria merupakan amanah negara yang harus dijalankan secara terpadu melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, penataan aset pertanahan tidak cukup hanya sebatas pemberian atau legalisasi hak atas tanah, tetapi juga harus diiringi dengan pendampingan agar lahan yang dimiliki masyarakat dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Reforma agraria bukan sekadar membagikan atau menata aset tanah. Yang lebih penting adalah memastikan tanah tersebut produktif, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi, hak-hak masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan,” ujar Delis.

Ia juga mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria memanfaatkan forum tersebut sebagai wadah untuk mengidentifikasi berbagai persoalan pertanahan sekaligus merumuskan solusi yang tepat.

Menurut Delis, berbagai tantangan di lapangan perlu diselesaikan melalui langkah-langkah kolaboratif agar reforma agraria tidak hanya menuntaskan persoalan administrasi pertanahan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Morowali Utara yang diwakili Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atas komitmennya dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria.

Ia menilai reforma agraria memiliki peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan agraria di daerah. Namun, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga masyarakat.

“Keberhasilan reforma agraria bergantung pada sinergi dan kolaborasi semua pihak. Berbagai masukan dari peserta rapat diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat pelaksanaan program reforma agraria di Kabupaten Morowali Utara,” katanya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, dan penyampaian berbagai masukan dari peserta sebagai upaya memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung penyelesaian persoalan pertanahan di Kabupaten Morowali Utara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur, M.M., Wakapolres Morowali Utara Kompol Charles B. N. Karimar, S.I.K., S.H., M.H. mewakili Kapolres Morowali Utara, Kapten Inf. Amrul mewakili Dandim 1311/Morowali, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Morowali Utara Arin, S.H. mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Morowali Utara, sejumlah kepala perangkat daerah, serta anggota Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Morowali Utara.

Sumber: MCDD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *