Eceng Gondok Danau Lindu Ancam Mata Pencaharian Nelayan

Seputar Sulteng266 Dilihat

Media Suara Palu, SIGI – Hamparan eceng gondok yang menutupi sebagian perairan Danau Lindu di sekitar kawasan wisata Kuda Liar Padang Tolangko, Desa Langko, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas nelayan sekaligus dinilai menghambat pengembangan potensi wisata di kawasan tersebut.

Adrianus Balumba, mengatakan kawasan yang kini dipenuhi eceng gondok dulunya merupakan bagian perairan Danau Lindu yang menjadi lokasi masyarakat mencari ikan.

Menurutnya, pertumbuhan eceng gondok yang semakin meluas menyebabkan jalur perahu menuju danau tertutup sehingga nelayan tidak lagi leluasa mencari ikan.

“Dulu kawasan ini masih merupakan bagian dari Danau Lindu. Sekarang sebagian besar sudah tertutup eceng gondok sehingga perahu nelayan sulit masuk untuk mencari ikan,” kata Adrianus sambil menujuk ke arah persebaran enceng gondok.

Ia menjelaskan, hamparan eceng gondok berada di sekitar kawasan wisata Kuda Liar Padang Tolangko dan tidak mengganggu aktivitas puluhan kuda liar yang menjadi ikon wisata Desa Langko. Namun, keberadaannya sangat berdampak terhadap nelayan karena akses menuju lokasi penangkapan ikan semakin terbatas.

Selain menghambat aktivitas nelayan, kondisi tersebut juga dinilai mengurangi keindahan panorama Danau Lindu yang menjadi salah satu daya tarik wisata. Padahal, kawasan Padang Tolangko memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam yang memadukan pemandangan danau dengan keberadaan puluhan kuda liar yang hidup bebas di hamparan padang.

Adrianus berharap pemerintah dapat melakukan penanganan eceng gondok seperti yang pernah dilakukan di Danau Tondano agar fungsi perairan dapat kembali normal.

“Kalau eceng gondok dibersihkan, nelayan bisa kembali mencari ikan, perahu dapat melintas, dan wisatawan dapat menikmati panorama Danau Lindu serta kuda liar dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sigi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, hingga pemerintah pusat dapat bersinergi menangani penyebaran eceng gondok secara berkelanjutan agar Danau Lindu kembali produktif sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sekaligus mendukung pengembangan wisata Kuda Liar Padang Tolangko di Desa Langko, Kecamatan Lindu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *