Hidayat Pakamundi Soroti Minimnya Ambulans Jenazah Desa

Media Suara Palu, Palu- Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, Hidayat Pakamundi, menyayangkan peristiwa seorang jenazah balita di Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai Kepulauan, yang harus diantar keluarga menggunakan kendaraan seadanya karena ambulans desa tidak diperuntukkan untuk mengangkut jenazah.

Pernyataan tersebut disampaikan Hidayat Pakamundi saat ditemui di Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Kota Palu, Selasa (2/6/2025).

Menurut Hidayat, kejadian tersebut menjadi perhatian serius dan tidak boleh terulang di kemudian hari. Ia menilai seluruh tingkatan pemerintah perlu memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk pelayanan masyarakat, termasuk transportasi jenazah.

“Ini menjadi PR kita bersama. Jangan lagi terjadi hal-hal seperti ini dalam aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Saya menyayangkan kejadian tersebut,” kata Hidayat.

Ia menjelaskan, beberapa ambulans memang memiliki ketentuan khusus dan hanya digunakan untuk mengangkut pasien yang sakit, bukan jenazah. Namun demikian, pemerintah tetap harus menyiapkan alternatif layanan berupa kendaraan khusus pengangkut jenazah.

“Terkait ambulans yang tidak diperuntukkan mengangkut jenazah, memang ada aturan tertentu. Tetapi harus ada fasilitas lain yang disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam pengangkutan jenazah,” ujarnya.

Hidayat menegaskan dirinya tidak ingin menyalahkan pihak tertentu karena belum mengetahui secara langsung kronologi kejadian tersebut. Namun, ia menilai persoalan kemanusiaan harus menjadi prioritas bersama.

“Saya tidak ingin berasumsi atau menyalahkan siapa pun. Saya hanya prihatin. Persoalan kemanusiaan dan pelayanan kepada rakyat harus menjadi perhatian kita semua. Pemerintah harus hadir dan siap memfasilitasi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah kecamatan dan desa dapat mengevaluasi ketersediaan layanan ambulans maupun kendaraan jenazah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *