Kebakaran Lahan Mamboro Hanguskan Rumah Semi Permanen

Seputar Sulteng273 Dilihat

Media Suara Palu, Palu- Kebakaran lahan pohon sagu terjadi di kawasan Uwe Gusu, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Kobaran api yang cepat membesar akibat cuaca terik dan tiupan angin kencang merembet hingga membakar satu unit rumah semi permanen milik warga.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nurwiah (48), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Uwe Gusu, Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tawaeli, IPTU Zulham Abdillah, S.Sos., menyampaikan bahwa api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Jeddah (42), nelayan asal Huntap Mandiri Mamboro. Saat itu saksi melihat asap putih mengepul dari arah lahan sagu sekitar 60 meter dari permukiman warga.

“Berdasarkan keterangan saksi, api dengan cepat membesar akibat angin kencang dan merembet hingga membakar rumah semi permanen milik warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran,” ujar Kombes Pol. Hari Rosena melalui IPTU Zulham Abdillah.

Warga sekitar bersama penghuni Huntap Mandiri sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya serta menebang pohon pisang di sekitar lokasi guna mencegah api semakin meluas.

Sekitar pukul 14.25 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD Damkar Kecamatan Tawaeli tiba di lokasi kejadian, disusul tiga unit Damkar Kota Palu dan satu unit Damkar Provinsi Sulawesi Tengah.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.35 Wita.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Iptu Zulham juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang dapat meluas hingga ke kawasan permukiman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang, karena sangat membahayakan lingkungan serta keselamatan warga,” tegas IPTU Zulham Abdillah.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, api diduga berasal dari pembakaran rumput kering di area kebun yang berada di sebelah utara hutan sagu. Polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *