Musda Guntur Dorong ASN Hadapi Tantangan Fiskal

Seputar Sulteng694 Dilihat

Media Suara Palu, MOROWALI UTARA – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menggelar apel pagi yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (31/8/2026).

Apel pagi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, M.M., selaku pembina apel.

Dalam arahannya, Musda Guntur menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, dan profesionalisme seluruh perangkat daerah dalam menghadapi kondisi fiskal yang kini menjadi tantangan bagi banyak daerah di Indonesia.

Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) lebih cermat dalam menyusun program dan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan perencanaan serta penganggaran daerah.

Menurutnya, setiap program yang diusulkan harus memiliki dasar data yang kuat serta mampu menjelaskan secara jelas output, outcome, manfaat, dan dampak yang akan diterima masyarakat.

“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, kita harus mampu tetap berkarya dan berinovasi. Justru di situlah kreativitas dan kecerdasan kita sebagai aparatur diuji,” tegas Musda Guntur.

Sekda juga meminta OPD yang telah mendapat penugasan untuk segera menyelesaikan proposal program, termasuk proposal yang akan diajukan melalui skema fasilitasi pendanaan.

Proposal tersebut, kata dia, harus disusun secara layak, terukur, serta didukung data dan kajian yang mampu menunjukkan manfaat ekonomi maupun dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Terkait penyusunan APBD, Musda Guntur mengingatkan seluruh perangkat daerah agar kembali meneliti dan menyesuaikan rencana anggaran dengan kondisi fiskal yang tersedia.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh memaksakan kegiatan dengan nilai anggaran besar, tetapi tidak memberikan hasil dan manfaat yang jelas.

“Jangan membuat kegiatan yang angkanya besar, tetapi output, outcome, benefit, dan impact-nya tidak jelas. Setiap rupiah anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan manfaatnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian di tengah keterbatasan anggaran.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk melahirkan pola kerja yang lebih cerdas, efektif, dan inovatif.

“Pada akhirnya, tugas kita sebagai aparatur negara adalah pengabdian. Bagaimana dengan cara yang cerdas dan profesional, kita dapat memfasilitasi serta memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam menghadapi tantangan fiskal sekaligus mempersiapkan perencanaan dan penganggaran daerah tahun 2027 secara realistis, efektif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *