Pansus DPRD Palu Tinjau Tambang di Ulujadi

Seputar Sulteng257 Dilihat

Media Suara Palu, PALU – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan DPRD Kota Palu, Muhammad Haikal Ishak, didampingi sejumlah anggota pansus, melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Watusampu dan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Rabu (17/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi dan aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan tersebut.

Muhammad Haikal Ishak mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan perusahaan tambang yang dikunjungi belum melakukan aktivitas operasional. Kondisi itu diduga berkaitan dengan belum terbitnya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada sejumlah perusahaan.

“Hari ini kita turun untuk mengecek aktivitas sekaligus bersilaturahmi dengan perusahaan-perusahaan. Dari hasil kunjungan di lapangan, ternyata belum ada yang beroperasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembentukan Pansus Pertambangan DPRD Kota Palu berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses di Kelurahan Watusampu. Saat itu warga mengeluhkan besaran kompensasi yang dinilai belum sesuai dengan dampak yang dirasakan masyarakat.

Menurut Haikal, salah satu fokus utama pansus adalah mencari solusi yang adil terkait kompensasi bagi masyarakat terdampak aktivitas pertambangan. DPRD, kata dia, ingin memastikan bahwa hak-hak masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan, mendapat perhatian serius.

“Pansus ini terbentuk untuk mencari jalan keluar. Kami ingin kompensasi yang diberikan kepada masyarakat benar-benar mencerminkan rasa keadilan dan memperhatikan kondisi kesehatan warga,” katanya.

Ia menambahkan, Pansus Pertambangan masih akan mengumpulkan berbagai data dan informasi sebelum menggelar pertemuan lanjutan dengan pihak perusahaan maupun masyarakat.

“Dalam waktu dekat kami akan mengagendakan kembali pertemuan dengan masyarakat dan pihak terkait untuk mencari titik temu yang baik,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Pansus Pertambangan DPRD Kota Palu dalam mengkaji berbagai persoalan pertambangan yang berkembang di wilayah Watusampu dan Buluri, Kecamatan Ulujadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *