Media Suara Palu – Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah menilai program pendidikan Berani Cerdas masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya terkait akses internet di daerah terpencil.
Hal itu disampaikan Bunda Wiwik usai rapat paripurna pembahasan Raperda prakarsa DPRD di Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, sebagian besar proses dalam program tersebut masih mengandalkan sistem pendaftaran secara online.
“Masalahnya, masih banyak daerah di Sulawesi Tengah yang blank spot. Wilayah T3 atau daerah tertinggal tentu kesulitan mengakses sistem online itu,” jelasnya.
Ia mencontohkan sejumlah wilayah kepulauan seperti Banggai Kepulauan dan Banggai Laut yang masih memiliki keterbatasan jaringan.
Karena itu ia berharap pemerintah provinsi juga memperkuat program lain seperti Berani Berdering agar akses komunikasi dan internet dapat menjangkau seluruh wilayah.
“Kalau akses pendidikan bisa dijangkau semua orang, baik kaya maupun miskin, itu baru indikator kesejahteraan benar-benar tercapai,” Ujarnya tegas.














