Tujuh Pendaki Trouble Logistik di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Tim SAR Palu Bergerak

Seputar Sulteng484 Dilihat

Media Suara Palu, Palu- Sebanyak tujuh orang pendaki dilaporkan mengalami kondisi membahayakan manusia akibat kendala logistik di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu dari Ibu Jihan, rekan para pendaki, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 06.15 WITA.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., C. Mtr., mengatakan tujuh pendaki tersebut merupakan bagian dari rombongan yang berjumlah 11 orang.

“Sebanyak 11 orang melakukan pendakian menuju Puncak Nokilalaki Mantiti pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil kembali, sementara tujuh orang masih berada di Pos 3 karena mengalami kendala logistik,” kata Muh. Rizal.

Menurutnya, ketujuh pendaki tersebut hingga Minggu pagi belum dapat turun dari lokasi sehingga pihak rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Palu untuk mendapatkan bantuan.

“Setelah menerima informasi, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 06.32 WITA dengan membawa personel dan peralatan pendukung untuk melakukan operasi SAR,” ujarnya.

Adapun tujuh pendaki yang masih berada di Pos 3 masing-masing Rani (perempuan, 18 tahun), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, dan Iman.

Dalam operasi tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Palu melibatkan pihak keluarga dan masyarakat. Tim membawa sejumlah peralatan, di antaranya truck personel, motor trail, peralatan jungle, navigasi, komunikasi, peralatan medis serta peralatan evakuasi.

Hingga laporan awal tersebut diterbitkan, ketujuh pendaki masih tercatat dalam status Dalam Pencarian (DP). Belum ada laporan korban meninggal dunia maupun korban selamat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan perkembangan operasi SAR akan dilaporkan lebih lanjut setelah tim mendapatkan informasi terbaru dari lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *