Gubernur Dorong Sulawesi Tengah Kembali Berjaya

Seputar Sulteng243 Dilihat

Media Suara Palu, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak masyarakat untuk kembali mengembangkan komoditas kelapa yang dinilai memiliki prospek ekonomi sangat menjanjikan di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai menghadiri Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan DPRD Sulawesi Tengah dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Selasa (2/6/2026).

Menurut Anwar, kelapa pernah menjadi komoditas unggulan masyarakat Sulawesi Tengah, namun perlahan mulai ditinggalkan. Padahal, di sejumlah negara, kelapa justru menjadi produk yang sangat diminati.

“Saya ingin mengimbau masyarakat untuk kembali menanam kelapa. Selain bernilai ekonomi tinggi, hampir semua bagian kelapa memiliki manfaat,” katanya.

Ia menjelaskan, budidaya kelapa juga relatif mudah karena tidak membutuhkan perawatan intensif seperti tanaman sawit yang harus dipupuk secara berkala.

Optimisme terhadap masa depan komoditas kelapa semakin besar dengan pembangunan pabrik pengolahan kelapa di Morowali. Kehadiran industri tersebut diyakini akan meningkatkan nilai tambah produk kelapa karena tidak lagi hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

“Kalau pabrik itu sudah beroperasi, kelapa tidak perlu lagi diekspor dalam bentuk bulat. Semua bisa diolah di sini menjadi berbagai produk bernilai tinggi,” ujarnya.

Anwar mengungkapkan, kebutuhan bahan baku pabrik tersebut diperkirakan mencapai satu juta butir kelapa per hari. Jumlah itu menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi petani kelapa di Sulawesi Tengah.

Karena itu, ia berharap masyarakat mulai memanfaatkan peluang tersebut dengan menanam kembali kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *