Banjir Kulawi Putus Jembatan, Warga Terdampak Terisolasi

Seputar Sulteng259 Dilihat

Media Suara Palu, Sigi-Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyebabkan satu unit jembatan penghubung antar dusun di Desa Mataue terputus. Akibatnya, aktivitas puluhan kepala keluarga di wilayah tersebut terganggu dan akses warga kini hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, dalam laporan resmi Senin (18/5/2026) pukul 12.00 Wita menyebutkan, bencana banjir terjadi pada Sabtu malam (16/5/2026) sekitar pukul 22.15 Wita setelah hujan deras disertai angin mengguyur wilayah Kulawi sejak pukul 18.00 hingga 23.00 Wita.

Debit air sungai di Desa Mataue dan Desa Boladangko meningkat drastis dengan arus deras hingga menyebabkan jembatan penghubung antara Desa Bolapapu Dusun 1 menuju Desa Mataue Dusun 2 terputus.

Sebanyak 30 kepala keluarga di Dusun 2 Desa Mataue terdampak akibat putusnya akses tersebut. Kelompok rentan di wilayah itu terdiri atas empat balita, sembilan lanjut usia, dan tiga penyandang disabilitas.

Sementara di Desa Boladangko, material banjir sempat menghambat akses menuju kantor desa, satu unit sekolah dasar, satu unit TK/PAUD, dan gereja. Namun aparat desa bersama masyarakat telah melakukan pembersihan material secara mandiri sehingga jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan catatan kondisi arus sungai normal.

BPBD mencatat tidak ada korban jiwa maupun warga mengungsi dalam peristiwa tersebut.

Saat ini kebutuhan mendesak di Desa Mataue meliputi pembangunan jembatan darurat, pemasangan bronjong, serta pengerahan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir. Sedangkan di Desa Boladangko dibutuhkan alat berat untuk percepatan pembersihan material.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Sigi telah melakukan assessment dan koordinasi dengan aparat desa terdampak guna penanganan lanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *