Bapenda Dorong Kendaraan Industri Berplat Sulawesi Tengah

Seputar Sulteng342 Dilihat

Media Suara Palu – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tengah mendorong perusahaan dan vendor industri untuk menggunakan kendaraan berplat nomor Sulawesi Tengah guna meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor.

Kepala Bapenda Sulteng, Andi Irman, mengatakan saat ini beberapa perusahaan masih menghadapi kendala untuk memutasi kendaraan operasional mereka ke wilayah Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan Andi Irman di sela skorsing rapat bersama Komisi III DPRD Sulawesi Tengah di ruang Baruga DPRD Sulteng, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi vendor perusahaan adalah kendaraan yang dibeli secara kredit di luar daerah.

“Vendor-vendor mereka membeli kendaraan di luar dengan cara kredit, sehingga agak kesulitan ketika mau mutasi kendaraannya. Persyaratannya kan harus lunas dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kendaraan yang masih dalam masa cicilan tidak dapat dimutasi sebelum pelunasan dilakukan, yang biasanya memakan waktu antara tiga hingga lima tahun.

Karena itu, Bapenda menyarankan agar perusahaan ke depan mensyaratkan vendor menggunakan kendaraan dengan plat nomor Sulawesi Tengah.

“Sekiranya ke depan ketika vendor mereka ingin bekerja sama dengan perusahaan, harus ditambahkan persyaratan menggunakan kendaraan berplat Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Sulawesi Tengah memiliki fasilitas dealer kendaraan yang lengkap sehingga tidak ada alasan untuk membeli kendaraan di luar daerah.

Meski demikian, Andi Irman menegaskan pihaknya tetap optimistis terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di daerah.

“Kita tetap optimis. Tinggal bagaimana bantuan teman-teman media mendorong masyarakat untuk taat membayar pajak,” katanya.

Bapenda Sulteng juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program insentif pajak kendaraan yang disertai undian hadiah umroh bagi wajib pajak yang taat membayar pajak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *