Danramil 1306-15/Damsol: HUT ke-80 TNI Momentum Pengabdian Profesional dan Dekat dengan Rakyat

Seputar Sulteng546 Dilihat

Donggala– Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Komando Rayon Militer (Koramil) 1306-15/Dampelas–Sojol (Damsol) menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat secara profesional, responsif, berintegritas, modern, dan adaptif.

Kapten Inf Muzakir Djahum, Danramil 1306-15/Damsol mengatakan, bagi prajurit TNI, peringatan HUT ke-80 TNI merupakan refleksi atas dedikasi dan kedekatan dengan rakyat.

“Bagi kami selaku aparat kewilayahan di Koramil 1306-15/Damsol, HUT ke-80 TNI tahun 2025 adalah momentum dalam pengabdian kepada masyarakat sesuai kemampuan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan adaptif. Kami tidak bisa jauh dari masyarakat, sehingga harus mampu memahami serta merasakan apa yang dibutuhkan oleh warga di wilayah,” ujarnya.

Koramil Damsol melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya tali asih kepada sesepuh dan orang tua di Desa Budi Mukti berupa pemberian sembako, serta lomba domino bersama masyarakat sekitar Koramil guna mempererat silaturahmi antara anggota TNI dan warga.

Selain itu, bentuk keterlibatan masyarakat juga terlihat melalui kegiatan karya bakti pembangunan satu unit MCK di Desa Parisan Agung yang dilaksanakan secara swadaya.
“Kerja bakti, gotong royong membantu masyarakat membangun rumah, membersihkan fasilitas umum, mendampingi petani, hingga patroli bersama, menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah kami,” tambah Kapten Muzakir.

Terkait pesan kepada generasi muda, Danramil menegaskan pentingnya menanamkan nasionalisme sejak dini.

“Bangsa kita besar dan disegani dunia. Kemerdekaan ini bukan hadiah, tetapi diperjuangkan dengan darah dan pengorbanan. Isi kemerdekaan dengan prestasi yang membanggakan, jauhi narkoba, dan hindari tindakan tidak terpuji,” pesannya.

Ia juga mengakui tantangan menjaga keamanan di wilayah yang luas dan sebagian masih pedesaan. Namun, Koramil Damsol menjawabnya dengan pendekatan kolaboratif.

“Luas wilayah bukan alasan untuk tidak berbuat. Kami menjaga keamanan bersama seluruh komponen masyarakat melalui posko kolaborasi Binter dan patroli bersama agar tercipta situasi aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi, Koramil Damsol juga terus beradaptasi.

“Kami dituntut untuk mampu dan menguasai teknologi modern agar memudahkan pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di lapangan,” katanya.

Untuk mendukung ketahanan wilayah, Koramil Damsol juga aktif dalam program pembinaan masyarakat.

“Kami melaksanakan program teritorial seperti cetak sawah, pendampingan petani, serta membantu pemerintah menyalurkan beras murah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran,” ungkap Danramil.

Menutup wawancara kepada Media Suara Palu, Kapten Inf Muzakir Djahum menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit dan masyarakat.

“Kepada para Babinsa, cintailah masyarakat binaanmu, jangan sakiti mereka, lindungi dari segala hal yang merugikan. Pegang teguh doktrin 8 Wajib TNI. Dan kepada masyarakat, saya berharap dukunglah pengabdian kami yang tulus dan ikhlas demi NKRI,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *