Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako

Seputar Sulteng421 Dilihat

TOLITOLI – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, resmi digelar sejak Selasa (24/3/2026) siang.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari rekan korban bernama Reza pada pukul 14.16 Wita. Laporan menyebutkan dua pendaki tidak kembali ke titik peristirahatan di Pos 3 setelah sebelumnya ditinggalkan oleh dua rekannya yang melanjutkan perjalanan ke puncak.

Kedua korban diketahui bernama Moh. Agil (21) dan Moh. Rifal (18). Mereka memulai pendakian pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 11.00 Wita bersama dua rekannya. Karena kelelahan, keduanya memilih beristirahat di Pos 3, sementara dua pendaki lainnya melanjutkan perjalanan.

Sekitar pukul 13.00 Wita, saat kedua rekannya kembali dari puncak, korban sudah tidak berada di lokasi. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan di sekitar area, namun tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Unit Siaga SAR Tolitoli.

Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli bergerak menuju lokasi pada pukul 14.34 Wita menggunakan rescue car, membawa perlengkapan navigasi, peralatan jungle, komunikasi, medis, dan evakuasi untuk mendukung operasi pencarian di medan pegunungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel ke lokasi untuk mempercepat pencarian.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung diberangkatkan menuju Gunung Dako untuk melakukan pencarian dan penyisiran di jalur pendakian,” ujarnya.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang membantu proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Muh. Rizal menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam operasi ini, mengingat kondisi medan pegunungan yang cukup menantang dan berisiko.

“Kami mengimbau masyarakat dan rekan pendaki lainnya untuk tetap tenang dan memberikan ruang kepada tim SAR agar proses pencarian dapat berjalan maksimal dan aman,” katanya.

Hingga laporan awal ini disampaikan, kedua pendaki masih dalam pencarian. Tim SAR terus melakukan penyisiran di sekitar Pos 3 dan jalur menuju puncak Gunung Dako dengan harapan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *