Palu, Sulawesi Tengah — Deras hujan yang turun tanpa jeda meninggalkan jejak air dan lumpur di Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Di tengah kepungan banjir yang merendam pemukiman warga, prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira hadir membawa harapan, bergerak cepat menyapa duka yang tersisa.
Tanpa menunggu waktu lama, prajurit TNI diterjunkan langsung ke lokasi terdampak. Mereka menyusuri gang-gang sempit yang masih basah, mengevakuasi warga, serta bahu-membahu membersihkan lumpur dan tumpukan sampah yang mengendap di rumah-rumah dan lingkungan pemukiman.
Gerak prajurit bukan sekadar tugas, melainkan wujud empati. Setiap ayunan cangkul, setiap angkat lumpur, menjadi simbol kehadiran negara di tengah kesulitan rakyatnya. Kehadiran TNI diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan pascabanjir.
Kodam XXIII/Palaka Wira menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri bersama masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk saat bencana alam melanda. Pengabdian kepada rakyat menjadi napas setiap langkah prajurit di lapangan.
Melalui aksi cepat dan sinergi dengan unsur terkait, diharapkan wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tawaeli segera pulih, sehingga denyut kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal, setenang sebelum hujan datang.
Prajurit Kodam Palaka Wira Bantu Korban Banjir













