TNI Perekat Bangsa, Kodam Gelar Doa Bersama

Seputar Sulteng488 Dilihat

Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025, Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Aula Manggala Sakti Makodam XXIII/Palaka Wira, Jl. Jenderal Sudirman No.25, Kota Palu, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh tokoh-tokoh lintas agama — Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha — serta para pejabat dan prajurit di jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira. Doa bersama ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan toleransi dalam memperingati hari besar TNI.

Acara diawali dengan pembekalan kebangsaan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., yang menegaskan pentingnya merawat keberagaman demi keutuhan bangsa.

> “Keragaman bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dikelola dengan bijak. Kita semua memiliki peran penting dalam membangun narasi keberagaman yang damai,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pelajaran berharga dari sejarah konflik Poso yang kini berubah menjadi simbol perdamaian.

> “Musuh sejati kita bukan sesama anak bangsa, melainkan api kebencian yang mudah tersulut. Menjaga perdamaian jauh lebih mulia daripada memenangkan pertempuran,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Zainal Abidin menekankan bahwa TNI memiliki peran penting sebagai perekat bangsa dan penjaga nilai persaudaraan.

> “TNI adalah perekat dari setiap jengkal perbedaan, peredam dari setiap riak kebencian, dan pengawal dari setiap nilai persaudaraan,” katanya.

Sementara itu, Kasdam XXIII/Palaka Wira, Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan momentum penting untuk memperkuat moral dan spiritual TNI.

> “Kekuatan TNI tidak hanya pada alutsista, tetapi juga pada moral dan spiritual yang kokoh. Melalui doa lintas agama ini, kita meneguhkan kembali tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Doa dari masing-masing agama dilantunkan secara bergantian, diakhiri dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” dan “Bagimu Negeri” secara bersama-sama. Suasana haru dan khidmat terasa di seluruh ruangan, menggambarkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang kuat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam XXIII/Palaka Wira, Kapoksahli Kodam XXIII/Palaka Wira, Kasrem 132/Tdl, PJU Kodam, Para Kasi Kasrem, serta personel TNI AD, AL, AU, dan PNS jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira.

Melalui kegiatan ini, TNI menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai perekat keberagaman bangsa.

Peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini mengusung tema:

> “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *