SIPSS Dibuka, Sarjana Disiapkan Jadi Perwira

Seputar Sulteng413 Dilihat

Palu – Polda Sulawesi Tengah kembali membuka rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi sinyal kuat bahwa Polri kini semakin agresif memburu sarjana unggul untuk mengisi posisi strategis di tubuh kepolisian.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menegaskan bahwa SIPSS bukan sekadar jalur masuk Polri, melainkan pintu khusus bagi lulusan sarjana terpilih untuk langsung dididik menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).

“Polri membutuhkan sumber daya manusia dengan latar belakang keilmuan yang kuat. SIPSS menjadi instrumen penting untuk memperkuat profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian,” kata Kombes Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, pendidikan SIPSS dirancang untuk mencetak perwira yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga tangguh, berintegritas, serta mampu menerapkan keahliannya secara langsung dalam tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Tahun ini, Polri menyiapkan kuota 175 peserta didik SIPSS secara nasional sesuai DIPA Polri. Seluruh peserta terpilih akan mengikuti pendidikan pembentukan di Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.

Proses seleksi dilakukan berlapis, dimulai dari tingkat daerah melalui Panitia Daerah (Panda) di masing-masing Polda, hingga seleksi akhir oleh Panitia Pusat (Panpus) di Akpol Semarang. Tahapan seleksi meliputi pendaftaran online, pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, tes pengetahuan, uji jasmani, hingga sidang kelulusan akhir.

Untuk wilayah Sulawesi Tengah, tahapan seleksi tingkat Panda dimulai sejak 15 Januari 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 10 Februari 2026.

Kombes Djoko menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pungutan liar.

Dari sisi persyaratan, Polri menetapkan batas usia maksimal 40 tahun untuk dokter spesialis, 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 profesi, serta 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV. Sejumlah program studi strategis juga dibuka, termasuk untuk penugasan khusus di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTT, hingga Kalimantan Utara.

“Kami mengajak para sarjana terbaik untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. SIPSS adalah jalur pengabdian sekaligus tantangan bagi mereka yang ingin berkontribusi langsung bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Informasi lengkap terkait pendaftaran SIPSS Tahun Anggaran 2026 dapat diakses melalui laman resmi penerimaan.polri.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *