Palu – Laga uji coba penuh gengsi akan tersaji di Stadion Gawalise, Palu, Rabu (11/2/2026) pukul 16.00 WITA. Klub Liga 4 Sulawesi Tengah, Garda FC, dijadwalkan menantang tim Liga 2 Pegadaian Championship, Persipal Palu, dalam sebuah trial match yang sarat makna pembuktian.
Bagi Garda FC, pertandingan ini bukan sekadar uji coba, tetapi menjadi ajang mengukur kekuatan mental, karakter, dan kesiapan taktikal tim menghadapi lawan dengan level kompetisi jauh lebih tinggi. Skuat berjuluk Laskar Bhayangkara itu ingin keluar dari zona nyaman dan merasakan atmosfer pertandingan melawan klub profesional.
Manajer Garda FC, Firsha Mawaldy Aditya, menegaskan bahwa pemilihan Persipal sebagai lawan bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, tim membutuhkan ujian nyata untuk melihat sejauh mana kesiapan mental dan kualitas permainan para pemain.
“Kondisi pemain memang sedang baik, tapi kami butuh menghadapi tim dengan level di atas. Kami harus menguji kesiapan mental mereka melawan tim sekelas Persipal,” ujar pria yang akrab disapa Adit, Senin (9/2/2026).
Ia mengakui, meski grafik permainan tim terus menunjukkan perkembangan dari sejumlah laga uji coba sebelumnya, performa Garda FC masih belum sepenuhnya sesuai harapan tim pelatih.
“Masih jauh dari keinginan pelatih. Pembenahan terus kami lakukan sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Pelatih Kepala Garda FC, Fauzico Lamarauna. Ia menyebut kesediaan Persipal Palu untuk beruji coba sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan klub-klub lokal di Sulawesi Tengah.
“Kami sangat senang. Ini bentuk apresiasi klub besar seperti Persipal terhadap progres klub amatir seperti Garda FC. Ini menjadi motivasi besar bagi para pemain,” kata pelatih yang akrab disapa Coach Zico.
Secara teknis, laga ini juga menjadi ajang evaluasi hasil latihan intensif yang telah dijalani tim selama hampir satu bulan terakhir. Zico menilai pertandingan melawan Persipal adalah panggung ideal untuk menguji taktik, chemistry, dan mental bertanding para pemain.
“Kami ingin melihat sejauh mana hasil latihan selama ini. Pertandingan ini penting untuk mengasah taktik dan mental, sekaligus memetakan kekurangan dan kebutuhan tim ke depan,” pungkasnya.
Duel beda kasta antara Garda FC dan Persipal Palu ini diprediksi menyedot perhatian pencinta sepak bola di Kota Palu. Selain sarat nilai pembinaan, laga ini juga menjadi momen prestisius bagi klub lokal menghadapi ikon sepak bola Sulawesi Tengah yang kini berkiprah di kasta kedua liga Indonesia. (*)














