Hari Juang TNI AD, Palu Tegaskan Manunggal Rakyat

Seputar Sulteng285 Dilihat

Media Suara Palu — Lapangan Faqih Rasyid, Palu, menjadi saksi bagaimana semangat juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali diteguhkan. Senin (15/12/2025), prajurit Korem 132/Tadulako bersama jajaran mengikuti Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD 2025, bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat keras bahwa TNI AD lahir, tumbuh, dan berjuang bersama rakyat.

Upacara dipimpin Kasrem 132/Tadulako Kolonel Infanteri Antonius Totok Chrishadjoko, S.I.P. Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., ditegaskan bahwa Hari Juang TNI AD adalah momentum historis untuk menghidupkan kembali spirit Palagan Ambarawa. Dari pertempuran itulah nilai keberanian, ketulusan, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih diwariskan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai jati diri prajurit sejati.

Kasad menekankan, TNI AD tidak pernah berdiri di menara gading. Tentara berasal dari rakyat dan akan selalu berjuang bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan negara. Di tengah tantangan zaman, soliditas dan kebersamaan menjadi modal utama untuk menjaga kedaulatan sekaligus mendorong kesejahteraan bangsa. Kekuatan TNI AD, menurut Kasad, bukan semata persenjataan, tetapi kemanunggalan yang tak terpisahkan dengan rakyat.

Peringatan Hari Juang TNI AD 2025 selaras dengan tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju.” Di akhir amanat, Kasad menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini menjadi bagian dari keberhasilan tugas-tugas TNI AD.

Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Komandan Denpom XXIII/Palu Letkol (Cpm) Chouirul Uman, Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polresta Palu Kompol Nyoman, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Satpol PP Kota Palu, Dinas Pemadam Kebakaran, dan FKPPI. Kehadiran lintas institusi ini menegaskan satu pesan kuat: semangat juang dan persatuan tetap menjadi fondasi menjaga Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *